Sabtu, 17 Desember 2011

protein sel tunggal

PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP)
Protein sel tunggal adalah bahan makanan berkadar protein tinggi yang berasal dari mikroba. Istilah protein sel tunggal (PST) digunakan untuk membedakan bahwa PST berasal dari organisme bersel tunggal atau banyak. Pemanfaatan mikroorganisme sehingga mengahasilkan makanan berprotein tinggi secara komersial dimulai sejak Perang Dunia I di Jerman dengan memproduksi khamir torula. Operasi utama dalam produksi protein sel tunggal adalah fermentasi yang bertujuan mengoptimalkan konversi substrat menjadi massa microbial.
Mikroba yang dapat digunakan termasuk ragi seperti Saccharomyces cerevisiae, Candida utilis, jamur lain seperti Aspergillus oryzae, Sclerotium rolfsii, Polyporus dan Trichoderma, bakteri seperti Rhodopseudomonas capsulata dan ganggang Chlorella dan Spirulina.
Kelebihan Single Cell Protein :
1.      Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan
2.      Laju pertumbuhan sangat cepat yaitu dalam ukuran jam dan masih bisa ditingkatkan lagi
3.      Dapat menggunakan bermacam-macam media atau substrat
4.      Produksi PST tidak bergantung iklim dan musim
5.      Memiliki kandungan protein lebih tinggi daripada hewan dan tumbuhan
http://bebas.ui.ac.id/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/Image/3-7d.jpg
Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

IMG08359-20110512-1201.jpg




Mikroorganisme yang dibiakkan untuk protein sel tunggal dan digunakan sebagai sumber protein untuk hewan atau pangan harus mendapat perhatian secara khusus. Mikroorganisme yang cocok antara lain memiliki sifat tidak menyebabkan penyakit terhadap tanaman, hewan, dan manusia. Selain itu, nilai gizinya baik, dapat digunakan sebagai bahan pangan atau pakan, tidak mengandung bahan beracun serta biaya produk yang dibutuhkan rendah. Mikroorganisme yang umum digunakan sebagai protein sel tunggal, antara lain alga Chlorella, Spirulina, dan Scenedesmus; dari khamir Candida utylis; dari kapang berfilamen Fusarium gramineaum; maupun dari bakteri.







Ada dua factor pendukung pengembangbiakan mikroorganisme untuk protein sel tunggal, yaitu :
a. laju pertumbuhan sangat cepat jika dibandingkan dengan sel tanaman atau sel hewan dan waktu yang diperlukan untuk penggandaan relatif singkat;
b. berbagai macam substrat yang digunakan bergantung pada jenis mikroorganisme yang digunakan.
Langkah-langkah produk protein sel tunggal sebagai berikut :
a. Pemilihan dan penyiapan sumber karbon, beberapa perlakuan fisik dan kimiawi terhadap bahan dasar yang diperlukan
b. Penyiapan media yang cocok dan mengandung sumber karbon, sumber nitrogen, fosfor, dan unsur-unsur lain yang penting
c. Pencegahan kontaminasi media
d. Pembiakan mikroorganisme yang diperlukan
e. Pemisahan biomassa microbial dari cairan fermentasi
f. Penanganan lanjut biomassa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar